ARAK PUNCAK KEJAHATAN Desember 02, 2011 Filed under: Al-Kisah, Kisah Para Sabahat, Renungan Share Count Dosa manakah, minum minuman yang memabukkan, berzina atau membunuh. Itulah teka-teki sebagai inti khutbah Khalifah Ustman bin Affan r.a. seperti yang diriwayatkan oleh Az-Zuhriy, dalam khutbah Ustman itu mengingatkan umat agar berhati-hati terhadap minuman khamr atau arak. Sebab minuman yang memabukkan itu sebagai pangkal perbuatan keji dan sumber segala dosa. Dulu hidup seorang ahli ibadah yang selalu tekun beribadah ke masjid, lanjut khutbah Khalifah Ustman. Suatu hari lelaki yang sholeh itu berkenalan dengan seorang wanita cantik.Karena sudah terjatuh hati, lelaki itu menurut saja ketika di suruh memilih antara tiga permintaannya, tentang kemaksiatan. Pertama minum khamr, kedua berzina dan ketiga membunuh bayi. Mengira minum arak dosanya lebih kecil daripada dua pilihan lain yang diajukan wanita pujaan itu, lelaki sholeh itu lalu memilih minum khamr. Lanjutkan Baca >>
Si Kecil Takut Neraka Maret 28, 2011 Filed under: Al-Kisah, Renungan Share Count Dalam sebuah riwayat menyatakan bahwa ada seorang lelaki tua sedang berjalan di tepi sungai, sedang dia berjalan-jalan terpandang seorang anak kecil sedang mengambil wudhu sambil menangis.Apabila orang tua itu melihat anak kecil tadi menangis, dia pun berkata, “Wahai anak kecil kenapa kamu menangis?”Maka anak kecil itu, “Wahai pakcik saya telah membaca ayat Al-Qur’an sehingga sampai kepada ayat yang berbunyi, “Yaa ayyuhal ladziina aamanuu quu anfusakum” yang bermaksud, “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah olehmu sekalian akan dirimu.” Saya menangis sebab saya takut akan dimasukan ke dalam api neraka.”Berkata orang tua itu, “Wahai anak, janganlah kamu takut, sesungguhnya kamu terpelihara dan kamu tidak akan dimasukan ke dalam api neraka.” Lanjutkan Baca >>
SYAITAN MENGGODA IMAN Februari 18, 2011 Filed under: Al-Kisah, Renungan Share Count Sheikh Abdul Qadir Jailani adalah seorang alim ulama dan sufi yang cukup dikenali keutamaan dan kemuliaan ilmunya dikalangan umat Islam. Karena sikapnya yang warak atau dekat dengan Allah, banyak pengikutnya yang berlebih-lebihan memuliakannya. Diceritakan suatu hari Sheikh Abdul Qadir Jailani berjalan merantau seorang diri. Dalam mengharungi padang pasir yang panas terik itu ia merasa kehausan. Tiba-tiba ia melihat sebuah bejana dari perak melayang diudara lalu berlahan-lahan turun kepadanya diselimuti awan diatasnya.Saat itu diceritakan terdengar suara ghaib di angkasa : ”Hai Abdul Qadir, minumlah isi bejana ini. Hari ini telah kami menghalal kamu makan dan minum semua yang selama ini aku haramkan. Dan telah ku gugurkan semua kewajiban untuk mu.” Bunyi suara ghaib itu. Lanjutkan Baca >>
NAFSU YANG DEGIL Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Share Count Dalam sebuah kitab karangan ‘Ustman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syaakir Alkhaubawiyi seorang ulama yang hidup dalam abad ke XIII Hijriah, menerangkan bahwa sesungguhnya Allah SWT. telah menciptakan akal, maka Allah SWT. telah berfirman yang bermaksud : “Wahai akal menghadaplah engkau.” Maka akal pun menghadap kehadapan Allah SWT. kemudian Allah SWT. berfirman yang bermaksud : “Wahai akal berbaliklah engkau !“,lalu akal pun berbalik. Kemudian Allah SWT. berfirman lagi yang bermaksud : “Wahai akal ! Siapakah Aku ?”. Lalu akal pun berkata, “Engkau adalah Rabb yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu yang daif dan lemah.” Lalu Allah SWT. berfirman yang bermaksud : “Wahai akal tidak Ku-ciptakan mahluk yang lebih mulia daripada engkau.” Lanjutkan Baca >>
KISAH LIMA PERKARA ANEH Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, Renungan Share Count Abu Laits As-Samarqandi adalah seorang ahli fiqh yang masyur. Suatu ketika dia pernah berkata, ayahku menceritakan bahwa antara Nabi-Nabi yang bukan Rasul ada menerima wahyu dalam bentuk mimpi dan ada yang hanya mendengar suara. Maka salah seorang Nabi yang menerima wahyu melalui mimpi itu, pada suatu malam bermimpi diperintahkan yang berbunyi, “Esok engkau dikehendaki keluar dari rumah pada waktu pagi menghala ke barat. Engkau dikehendaki berbuat, pertama : apa yang engkau lihat (hadapi) maka makanlah, kedua : engkau sembunyikan, ketiga : Engkau terimalah, keempat : jangan engkau putuskan harapan, yang kelima : larilah engkau dari padanya.” Pada keesokan harinya, Nabi itu pun keluar dari rumahnya menuju ke barat dan kebetulan yang pertama dihadapinya ialah sebuah bukit besar berwarna hitam. Nabi itu kebingungan sambil berkata, “Aku diperintahkan memakan pertama aku hadapi, tapi sungguh aneh sesuatu yang mustahil yang tidak dapat dilaksanakan.” Lanjutkan Baca >>
JENAZAH MENJADI BABI HUTAN Januari 11, 2011 Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Share Count Seorang anak mendatangi Rasulullah sambil menangis. Peristiwa itu sangat mengharukan Rasulullah SAW. yang sedang duduk bersama-sama sahabat yang lain. “Mengapa engkau menangis wahai anakku?” tanya Rasulullah. “Ayahku telah meninggal tetapi tiada seorang pun yang datang melayat. Aku tidak mempunyai kain kafan, siapa yang akan memakamkan ayahku dan siapa pula yang akan memandikannya?” tanya anak itu. Segeralah Rasulullah memerintahkan Abu Bakar dan Umar untuk menjenguk jenajah itu. Betapa terperanjatnya Abu Bakar dan Umar, mayat itu berubah menjadi seekor babi hutan. Kedua sahabat itu lalu segera kembali melapor kepada Rasulullah SAW. Lanjutkan Baca >>
HIKMAH TINGGALKAN BOHONG Januari 10, 2011 Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Share Count Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Lukman Hakim, menceritakan pada suatu hari ada seorang telah datang berjumpa dengan Rasulullah SAW. karena hendak memeluk agama Islam. Sesudah mengucapkan dua kalimah syahadat, lelaki itu lalu berkata : “Ya Rasulullah. Sebenarnya hamba ini selalu saja berbuat dosa dan payah hendak meninggalkannya.” Maka Rasulullah menjawab : “Maukah engkau berjanji bahwa engkau sanggup meninggalkan cakap bohong?” “Ya, saya berjanji” jawab lelaki itu singkat. Selepas itu, dia pun pulanglah ke rumahnya.Menurut riwayat, sebelum lelaki itu memeluk agama Islam, dia sangat terkenal sebagai seorang yang jahat. Kegemarannya hanyalah mencuri, berjudi dan meminum minuman keras. Maka setelah dia memeluk agama Islam, dia sedaya upaya untuk meninggalkan segala keburukan itu. Sebab itulah dia meminta nasihat dari Rasulullah SAW. Lanjutkan Baca >>
ENAM PERSIMPANGAN Januari 09, 2011 Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Share Count Abu Bakar r.a. berkata, “Sesungguhnya iblis berdiri di depanmu, jiwa di sebelah kananmu, nafsu di sebelah kirimu, dunia di sebelah belakangmu dan semua anggota tubuhmu berada di sekitar tubuhmu. Sedangkan Allah di atasmu. Sementara iblis terkutuk mengajakmu meninggalkan agama, jiwa mengajakmu ke arah maksiat, nafsu mengajakmu memenuhi syahwat, dunia mengajakmu supaya memilihnya dari akhirat dan anggota tubuh mengajakmu melakukan dosa. Dan Rabb mengajakmu masuk Syurga serta mendapat ampunan-Nya, sebagaimana firman-Nya yang bermaksud : “…Dan Allah mengajak ke Syurga serta menuju keampunan-Nya…” Siapa yang memenuhi ajakan iblis, maka hilang agama dari dirinya. Lanjutkan Baca >>
BERTANI DI SYURGA Januari 08, 2011 Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Share Count Pada suatu hari Rasulullah SAW berbicara dengan seorang lelaki dari desa. Beliau SAW menceritakan bahwa ada seorang lelaki penghuni syurga meminta kepada Allah untuk bercocok tanam, kemudian Allah bertanya kepadanya bukankah Allah telah berikan semua perkara yang dia perlukan ? Lelaki itu mengakui, tetapi dia suka bercocok tanam. Lalu dia menabur biji benih. Tanaman itu langsung tumbuh. Kesemuanya sama. Setelah itu dia menuainya. Hasilnya dapat setinggi gunung. Allah berfirman kepadanya, “Wahai anak Adam, ia tidak mengenyangkan perut kamu”. Lanjutkan Baca >>
ARAK PUNCAK KEJAHATAN Januari 05, 2011 Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Share Count Dosa manakah, minum minuman yang memabukkan, berzina atau membunuh. Itulah teka-teki sebagai inti khutbah Khalifah Ustman bin Affan r.a. seperti yang diriwayatkan oleh Az-Zuhriy, dalam khutbah Ustman itu mengingatkan umat agar berhati-hati terhadap minuman khamr atau arak. Sebab minuman yang memabukkan itu sebagai pangkal perbuatan keji dan sumber segala dosa. Dulu hidup seorang ahli ibadah yang selalu tekun beribadah ke masjid, lanjut khutbah Khalifah Ustman. Suatu hari lelaki yang sholeh itu berkenalan dengan seorang wanita cantik.Karena sudah terjatuh hati, lelaki itu menurut saja ketika di suruh memilih antara tiga permintaannya, tentang kemaksiatan. Lanjutkan Baca >>
AL-QUR’AN SEBAGAI PEMBELA Januari 04, 2011 Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Share Count Abu Ummah r.a. berkata : “Rasulullah SAW telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur’an, setelah itu Rasulullah SAW member tahu tentang kelebihan Al-Qur’an.” Telah bersabda Rasulullah SAW : Belajarlah kamu akan Al-Qur’an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.”Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, “Kenalkah kamu kepadaku ?” Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : “Siapakah kamu ?”Maka berkata Al-Qur’an : “Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku diwaktu siang hari.” Lanjutkan Baca >>
1 DO`A DARI 3 DO`A RASULULLAH Januari 02, 2011 Filed under: Al-Kisah, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Share Count `Amir bin Said dari bapaknya berkata bahwa : “Suatu hari Rasulullah SAW telah datang dari daerah berbukit. Apabila Rasulullah SAW. sampai di masjid Bani Mu`awiyah lalu beliau masuk ke dalam masjid dan menunaikan sholat dua rakaat. Maka kami pun turut sholat bersama dengan Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW. berdo`a dengan do`a yang agak panjang kepada Allah SWT. :Setelah selesai berdo`a maka Rasulullah SAW. pun berpaling kepada kami lalu bersabda yang bermaksud : “Aku telah bermohon kepada Allah SWT. tiga perkara, dalam tiga perkara itu dia memperkenankan dua perkara saja dan satu lagi ditolak. Lanjutkan Baca >>
6 pertanyaan Imam Ghazali kepada Muridnya Desember 25, 2010 Filed under: Al-Kisah, Artikel, Islam, Renungan Share Count Enam pertanyaan diajukan oleh Imam Al-Ghazali saat berkumpul dengan murid-muridnya pada suatu hari. Pertanyaan Kesatu. Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?murid-muridnya ada yang menjawab“Orang tua”“Guru”“Teman”“Kaum kerabat”Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.( Surah Ali-Imran :185). Lanjutkan Baca >>
Upaya Pembunuhan Terhadap Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Desember 24, 2010 Filed under: Al-Kisah, Artikel, Islam, Jelajah, Kisah Para Sabahat Share Count Kedengkian seringkali berujung kepada upaya mencelakakan orang yang dibenci. Inilah yang dialami Nabi Muhammad Shallallaahu 'alaihi wa Sallam pada perjalanan dakwahnya. Berbagai cara telah dilancarkan musuh-musuh Islam, kaum musyrikin, dan kafir. Dari mulai rayuan halus, ancaman, bahkan upaya pembunuhan. Dalam sejarah tercatat, kaum kafir berulangkali berusaha membunuh Nabi Muhammad Shallallaahu 'alaihi wa Sallam. Ada yang dilakukan terang-terangan ketika terjadi peperangan terbuka. Namun, tak sedikit mereka melaksanakannya secara diam-diam ala spionase. Berikut ini beberapa upaya pembunuhan yang pernah dihadapi oleh Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam yang lebih dikenal dengan istilah ightiyal (pembunuhan diam-diam): 1. Kaum Quraisy pada Malam Hijrah ke Madinah Kisah ini terjadi pada malam Hijrah Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam ke Madinah. Ketika itu, para pemuka Quraisy telah sepakat dalam pertemuan rahasia mereka di Dar an-Nadwah, sebuah rumah milik Qushay ibn Kilab. Mereka bersepakat membunuh Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam dengan melibatkan para pemuda dari setiap kabilah Arab yang ada. Lanjutkan Baca >>
Perjuangan Umar bin Khattab Radliyallaahu 'anhu. November 16, 2010 Filed under: Al-Kisah, Artikel, Biografi Pejuang, Islam, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, Kisah Para Sabahat, Unknown Share Count Usaha-usaha perjuang Khalifah Umar bin Khattab pada masa pemerintahannya, antara lain sebagai berikut,a. Memperbaiki Struktur dan Lembaga NegaraKhalifah Umar bin Khattab menjalankan pemerintahannya dengan adil dan jujur. Pada masa pemerintahannya, negara menjadi aman, tentram, damai, makmur, dan masyarakatnyamenjadi teratur. Periode Khalifah Umar bin Khattab Radliyallaahu 'anhu. senantiasa dijadikan tolok ukur bagi generasi-generasi berikutnya.Dalam upaya meningkatkan kelancaran pemerintahan di daerah, Umar bin Khattab Radliyallaahu 'anhu. mengangkat beberapa staf untuk membantu para gurbernur. Beberapa staf itu adalah : Lanjutkan Baca >>
Syaitan Menggoda Iman Filed under: Al-Kisah, Artikel, Islam, Unknown Share Count Sheikh Abdul Qadir Jailani adalah seorang alim ulama dan sufi yang cukup dikenali keutamaan dan kemuliaan ilmunya dikalangan umat Islam. Karena sikapnya yang warak atau dekat dengan Allah, banyak pengikutnya yang berlebih-lebihan memuliakannya. Diceritakan suatu hari Sheikh Abdul Qadir Jailani berjalan merantau seorang diri. Dalam mengharungi padang pasir yang panas terik itu ia merasa kehausan. Tiba-tiba ia melihat sebuah bejana dari perak melayang diudara lalu berlahan-lahan turun kepadanya diselimuti awan diatasnya. Lanjutkan Baca >>
Terpilihnya Umar bin Khattab Radliyallaahu 'anhu sebagai Khalifah Kedua Filed under: Al-Kisah, Artikel, Biografi Pejuang, Islam, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, Kisah Para Sabahat, Unknown Share Count Pada waktu Abu Bakar As-Siddiq Radliyallaahu 'anhu masih terbaring sakit, beliau memanggil tokoh-tokoh terkemuka dikalangan Ansor dan Mujahirin. Berturut-turut Khalifah Abu Bakar As-Siddiq Radliyallaahu 'anhu. memanggil satu per satu para sahabat untuk merundingkan siapa pengganti beliau setelah nanti meninggal. Para sahabt yang diminta pendapatnya adalah Abdurrahman bin Auf, Ustman bin Affan, dan Talhah bin Ubaidillah. Lanjutkan Baca >>
Karakter dan Keutamaan Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Oktober 22, 2010 Filed under: Al-Kisah, Artikel, Islam, Unknown Share Count Salah satu karekter Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam yang paling menonjol adalah kemenangan tidak menjaga kan dia bangga hal ini bisa kita lihat diperang badar dan pembebasan kota makkah (fathu makkah) dan kekalahan tidak membuat dia putus asa dapat kita lihat pristiwa perang uhud bahkan dengan cekatan beliau mempersiapkan pasukan baru untuk menghadapi hamru"ul asad dan pengingkari perjanjian yang dilakukan kaum yahudi bani quraizah ,dan kewaspadaan beliau, selalu mengedek kekuatan musuh dengan teliti dan mempersiapkan segalanya. Dia memperlakukan kaum dan pengikutnya dengan tujuan mempererat silaturrahmi dan selalu menamamkan rasa percaya diri dalam mereka beliau selalu mengasihi anak anak kecil dan mengayomi mereka. Berbuat baik dengan fakir miskin dan terhadap hewan dia selalu menanamkan rasa kasih sayang dan melarang untuk menyakiti binatang Lanjutkan Baca >>
Umar bin Khattab September 05, 2010 Filed under: Al-Kisah, Artikel, Biografi Pejuang, Islam, Khalifah Para Sahabat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, Kisah Para Sabahat Share Count Umar bin Khattab adalah salah seorang sahabat nabi dan khalifah kedua setelah wafatnya Abu Bakar As-Sidiq. Jasa dan pengaruhnya terhadap penyebaran Islam sangat besar hingga Michael H. Heart menempatkannya sebagai orang paling berpengaruh nomor 51 sedunia sepanjang masa. Beliau lahir di Mekah dari Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy dengan nama lengkap Umar bin Khattab bin Nafiel bin abdul Uzza. Keluarga Umar tergolong keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis yang pada masa itu merupakan sesuatu yang jarang. Umar juga dikenal karena fisiknya yang kuat dimana ia menjadi juara gulat di Mekkah. Umar tumbuh menjadi pemuda yang disegani dan ditakuti pada masa itu. Wataknya yang keras membuatnya mendapat julukan “Singa Padang Pasir”. Ia juga amat keras dalam membela agama tradisional bangsa Arab yang menyembah berhala serta menjaga adat-istiadat mereka. Bahkan putrinya dikubur hidup-hidup demi menjaga kehormatan Umar. Lanjutkan Baca >>
Nabi Muhammad Shallallaahu 'alaihi wa Sallam September 04, 2010 Filed under: Al-Kisah, Artikel, Biografi Pejuang, Islam Share Count Nabi Muhammad saw berasal dari kabilah Quraisy, tepatnya keturunan Hasyim. Ayah beliau adalah Abdullah bin Abdul Muthalib, cucu Hasyim. Ibunda beliau adalah Aminah binti Wahb yang berasal dari keturunan Bani Zuhrah, salah satu kabilah Quraisy. Setelah menikah, Abdullah melakukan pepergian ke Syam. Ketika pulang dari pepergian itu, ia wafat di Madinah dan dikuburkan di kota itu juga. Setelah beberapa bulan dari wafatnya sang ayah berlalu, Nabi pamungkas para nabi lahir di bulan Rabi’ul Awal, tahun 571 Masehi di Makkah, dan dengan kelahirannya itu, dunia menjadi terang-benderang. Sesuai dengan kebiasaan para bangsawan Makkah, ibundanya menyerahkan Muhammad kecil kepada Halimah Sa’diyah dari kabilah Bani Sa’d untuk disusui. Beliau tinggal di rumah Halimah selama empat tahun. Setelah itu, sang ibu mengambilnya kembali. Dengan tujuan untuk berkunjung ke kerabat ayahnya di Madinah, sang ibunda membawanya pergi ke Madinah. Dalam perjalanan pulang ke Makkah, ibundanya wafat dan dikebumikan di Abwa`, sebuah daerah yang terletak antara Makkah dan Madinah. Setelah ibunda beliau wafat, secara bergantian, kakek dan paman beliau, Abdul Muthalib dan Abu Thalib memelihara beliau. Pada usia dua puluh lima tahun, beliau menikah dengan Khadijah yang waktu itu sudah berusia empat puluh tahun. Beliau menjalani hidup bersamanya selama dua puluh lima tahun hingga ia wafat pada usia enam puluh lima tahun. Pada usia empat puluh tahun, beliau diutus menjadi nabi oleh Allah. Ia mewahyukan kepada beliau al-Quran yang seluruh manusia dan jin tidak mampu untuk menandinginya. Ia menamakan beliau sebagai pamungkas para nabi dan memujinya karena kemuliaan akhlaknya. Beliau hidup di dunia ini selama enam puluh tiga tahun. Menurut pendapat masyhur, beliau wafat pada hari Senin bulan Shafar 11 Hijriah di Madinah. Bukti Kenabian Rasulullah saw Lanjutkan Baca >>