6 pertanyaan Imam Ghazali kepada Muridnya Desember 25, 2010 Filed under: Al-Kisah, Artikel, Islam, Renungan Share Count Enam pertanyaan diajukan oleh Imam Al-Ghazali saat berkumpul dengan murid-muridnya pada suatu hari. Pertanyaan Kesatu. Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?murid-muridnya ada yang menjawab“Orang tua”“Guru”“Teman”“Kaum kerabat”Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati.( Surah Ali-Imran :185). Lanjutkan Baca >>
Upaya Pembunuhan Terhadap Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam Desember 24, 2010 Filed under: Al-Kisah, Artikel, Islam, Jelajah, Kisah Para Sabahat Share Count Kedengkian seringkali berujung kepada upaya mencelakakan orang yang dibenci. Inilah yang dialami Nabi Muhammad Shallallaahu 'alaihi wa Sallam pada perjalanan dakwahnya. Berbagai cara telah dilancarkan musuh-musuh Islam, kaum musyrikin, dan kafir. Dari mulai rayuan halus, ancaman, bahkan upaya pembunuhan. Dalam sejarah tercatat, kaum kafir berulangkali berusaha membunuh Nabi Muhammad Shallallaahu 'alaihi wa Sallam. Ada yang dilakukan terang-terangan ketika terjadi peperangan terbuka. Namun, tak sedikit mereka melaksanakannya secara diam-diam ala spionase. Berikut ini beberapa upaya pembunuhan yang pernah dihadapi oleh Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam yang lebih dikenal dengan istilah ightiyal (pembunuhan diam-diam): 1. Kaum Quraisy pada Malam Hijrah ke Madinah Kisah ini terjadi pada malam Hijrah Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam ke Madinah. Ketika itu, para pemuka Quraisy telah sepakat dalam pertemuan rahasia mereka di Dar an-Nadwah, sebuah rumah milik Qushay ibn Kilab. Mereka bersepakat membunuh Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam dengan melibatkan para pemuda dari setiap kabilah Arab yang ada. Lanjutkan Baca >>
Kiat-Kiat Agar Lapang Hati Desember 17, 2010 Filed under: Artikel, Islam, Motivasi, Prospek Optimise, Unknown Share Count Sedih, marah, dan dendam adalah tiga dari sejumlah tindakan yang menyebabkan dada ini terasa sempit. Tetapi, hal-hal tersebut selalu menghiasi hidup manusia. Kadang-kadang ada di dalam diri dalam jangka waktu yang panjang dan kadang-kadang hanya dalam tempo yang pendek saja. Yang pasti saat sifat-sifat tersebut bersarang, dada akan terasa sesak, hati pun kehilangan vitalitasnya dan menjadi lemah. Kondisi yang lemah itu membuat syetan-syetan mudah menguasai hati manusia. Orang yang beriman tentu tidak akan membiarkan hatinya terjangkiti hal-hal yang menyesakkan dadanya. Maka ia akan melindungi diri dari tindakan tersebut dan mengobati penyakit yang sudah terlanjur. Adapun obat mujarab untuk itu bukanlah obat yang bersifat fisik-kimiawi. Berikut inilah amal-amal yang, bi-idznillah, insya Allah—akan bisa menghilangkan virus sesak dada menjadi dada yang lapang. Pertama; Mengesakan Allah Ibnul Qayyim mengatakan, “Kecintaan kepada Allah, ma’rifat kepadaNya serta mengingatNya secara terus-menerus, tenang dan tenteram kepadaNya, mengesakanNya dalam kecintaan, rasa takut, pengharapan, tawakkal dan mu’amalah, dimana Dia sajalah yang menguasai harapan, keinginan dan tekad hamba, adalah sorga dunia, kenikmatan yang tak ada bandingnya. Itulah penyejuk mata sang pecinta, dan kehidupan orang-orang yang arif. Lanjutkan Baca >>